Praktik Canva di Group MP Sekaligus Melatih untuk Tidak Terus Menjadi Silent Reader

Halo, Miks!

Malam tadi, materi yang diadakan di komunitas Makmood Menulis  adalah tentang membuat cover Whatpad dengan menggunakan aplikasi Canva. Saya tidak memiliki akun Whatpad, tetapi saya aktif menyimak dan bertanya seputar materi. Ini sebuah pencapaian banget buat saya, seriusan.

Mari saya jelaskan.

Saya mengikuti banyak group atau komunitas, dalam hal ini komunitas penulis karena saya sedang belajar menulis, tetapi saya jarang aktif di dalamnya, alias kebanyakan menjadi silent reader atau SR.

Alasan-alasan menjadi SR:

Alasan Pertama karena Kireuwahan 

Bukan karena apa, sih, tapi rata-rata adalah pertama, ketika pertama kali masuk ke dalam group tersebut, saya disibukkan dengan kegiatan offline sehingga tidak bisa mengikuti yang akhirnya lama-lama ketinggalan. Jadi, ketika mau ikut aktif, kagok dewe, apalagi silent-nya udah lumayan lama. Yo, wis, akhirnya mojoklah di pojokan. Ketika memiliki waktu luang atau mood baik baru menyimak, tetapi ketika keriweuhan melanda di dunia nyata, lewatlah itu keseruan.

Padahal ilmunya bertaburan, ya, masyaallah. Hatur nuhun, luar biasa buat pemateri yang bersedia mengadakan free sharing di group-group semoga menjadi amal jariah yang tidak terputus, ya, untuk siapa pun pemateri yang terdapat saya di dalamnya.

Alasan Kedua Antara Isin dan Ngisin-ngisini

Kedua, saya seorang pemalu, walaupun mungkin ada beberapa orang bilang pemalu saya dari Hongkong. Tapi, emang itulah sifat alamiah saya yang sering muncul ketika dihadapkan dengan keramaian. Pemalu, baik hati, tidak sombong, rajin menabung, dan sekarang mau mulai belajar rajin menulis.😌

Nah, karena saya pemalu tadi, jadi, saya tak tahu harus memulai dari mana—sang waktu pun terus mengejarku ke sana, terbang melayang lalu menghilang …—kalau mau tiba-tiba aktif. Mau ke luar group juga sayang, ilmunya banyak bertebaran. Mau aktif juga piye, yo, wis kelamaan di pojokan. Kacian banget sebenernya saya, tuh. Kalau kamu silent reader  yang silent-nya banget pasti hafal, deh, rasa kek gitu. Mau aktif isin mau keluar takut ngisin-ngisini, wkwkwk.

Tapi saya juga udah ngerasain, sih, gimana di silent reader-in. Kebetulan saya juga admin di beberapa group, dan di silent reader -in itu, tuh, semacam kaya manggung trus enggak ada yang nonton, haha  :p  krik … krik … krik. Tapi, saya inget lagi dua poin di atas tadi dan akhirnya mengambil kesimpulan mungkin mereka pun kondisinya sama kaya saya. Yo, wis, mudah-mudah bermanfaat aja apa pun yang di sharing di group walaupun akhirnya tak jarang jadi garing sayanya.😌

Mudah-mudahan Setelah Nulis Ini Saya Tercerahkan

Enggak nyaman, sih, memang menjadi keduanya, mudah-mudah saya juga bisa insaf jadi SR setelah ini, ya, dan langkah awalnya sudah diambil tadi ketika sharing tentang penggunaan aplikasi Canva dengan Pemateri Akak Ratna Hadi. Semoga di kesempatan sharing yang lain, saya bisa ikut aktif menyimak, syukur-syukur punya kesempatan untuk praktik biar pinter kaya yang lain. Aamiin.

Ucapan Terima Kasih untuk Pemateri

Terima kasih sharingnya  Akak Ratna sangat bermanfaat. Saya jadi tahu kalau untuk ambil gambar-gambar kecil itu carinya di Pngfree dan aplikasi background eraser ternyata bisa di download juga di Playstore. Saya taunya mah kemarin yang langsung di browsing aja. Selain itu, saya juga jadi tahu kalau lambang yang kotak-kotak kecil—sebelah kanan atas di samping lambang yang mirip rolan buat ngecat itu—gunanya untuk me-reduce warna gambar. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berbagi. Salim.

Hasil Praktik di Kelas

Seperti saya sampaikan bahwa ini adalah pencapaian banget buat saya bahwa saya sudah tidak se-SR lagi, duh, terharu saya, haha. Saya sematkan hasil praktik tadi, ya. ^^

Ini untuk kamu yang punya akun Whatpad dan mau tampilan kovernya keren, aplikasi Canva bisa jadi andalan.  Ini gambarnya saya ambil dari freepic terus saya crop lalu upload ke Canva untuk ditambahkan teks. Gambar awalnya berbentuk persegi panjang kemudian ketika di upload ke Canva dan sudah memilih tema kover untuk buku, gambarnya saya rotate supaya posisnya menjadi tinggi. Gitu, Mx.

Catatan dari Kak Ratna juga, apliksi Canva ini untuk bikin kover Whatpad hasilnya akan bagus, tetapi untuk kover buku, enggak direkomendasikan karena gambarnya pecah. Jadi, kalau kamu mau bikin kover buku aplikasi Photoshop tetep jadi andalan, ya.

Catatan dari saya, lagu pada poin kedua adalah potongan lagu tokyo love story, in case ada yang rada-rada inget tapi lupa. Catatan yang tidak penting sekali sebetulnya.

 

 

2 thoughts on “Praktik Canva di Group MP Sekaligus Melatih untuk Tidak Terus Menjadi Silent Reader

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *