Barang Langka untuk Orang Dewasa Itu Ini. Intip 3 Manfaat yang Bisa Kamu Rasakan saat Mendapatkannya

Hello, Mx!

Setelah kelas menulis jebol media di mulai, kegiatan saya mulai bertambah padat. Membimbing peserta, mengoreksi artikel, membalas chat peserta yang kesulitan masuk web—yang bukan satu dua orang, tetapi banyak.

Peserta kelas sekitar 80 orang lebih, jadi lumayan intens saya menghabiskan waktu untuk membalas chat-chat di WA. Berlari dari satu group ke group yang lain untuk menjelaskan kesulitan peserta.

Saya menikmati kegiatan ini, bagaiamana pun ini adalah pengalaman pertama saya membimbing banyak peserta dan akan menjadi kenangan yang tak akan terlupakan. Namun, sebagaimana biasanya, ketika badan terlalu lelah, badan pun mulai protes. Ia meminta haknya untuk istirahat lebih banyak.

Akhirnya, saya menjauhkan sejenak hape dan mengizinkan diri untuk lambat merespon chat dari biasanya. Saya memutuskan untuk tidur siang. 

Tidur siang, kegiatan yang dihindari saat anak-anak dan menjadi barang langka untuk didapat ketika sudah dewasa dan saya bersyukur, di saat merasa overwhelmed dengan pekerjaan, saya memiliki waktu untuk tidur siang, setidaknya untuk hari ini.

Dan inilah yang saya rasakan setelah 90 menit benar-benar mengistirahatkan tubuh dan pikiran melalui tidur siang.

Lelah Hilang, Pikiran lebih Tenang

Tanpa sebuah penelitian pun ini efeknya bisa jelas kita rasakan, ya, Mx. Tidur selama 20 menit dengan lelap, benar-benar bisa membuat tubuh kita menjadi lebih nyaman, rasa capek-capek menjadi berkurang dan pikiran pun menjadi lebih tenang.

Mood Menjadi Lebih Baik

Ketika kita meng-handle banyak pekerjaan dalam satu waktu, tubuh dan pikiran kita menjadi mudah lelah. Akhirnya, stres pun melanda sehingga kadar serotonin dalam tubuh kita menjadi rendah sementara kebutuhan tubuh akan hormon tersebut meninggi.

Akibatnya, kita bisa menjadi cemas dan overwhelmed dengan keadaan yang kita rasakan. Seperti itulah yang saat ini saya rasakan. Overwhelmed.

Menurut Sara Medrick—ilmuwan napologist University of California— tidur siang dapat mengembalikan produksi seretonim dalam otak sehingga kadar seretonim dalam tubuh kembali meningkat. Akibatnya, ketika bangun, perasaan kita menjadi lebih baik dan kreativitas pun menjadi meningkat. 

Menjadi Lebih Konsentrasi Melanjutkan Pekerjaan

Ketika kelelahan, biasanya kita mengalami penurunan konsentrasi, dengan tidur siang otak kita benar-benar diistirahatkan sehingga ketika bangun kembali menjadi segar.

Aturan yang baik untuk tidur siang ini sebetulnya 20 menit sudah cukup asalkan tidurnya benar-benar lelap. Namun, hari ini saya menghabiskan tidur siang selama 90 menit tanpa ada yang mengganggu.

Hasilnya, ketika bangun dan kembali melanjutkan pekerjaan, saya mampu mengirimkan sekitar 30 email untuk kontributor website di mana saya harus membuatkan kata sandi yang berbeda untuk masing-masing email, hihi …

Saya memecahkah rekor saya sendiri tadi malam. Jadi dua hari ini saya telah berhasil mengirimkan 48 email dengan ucapan selamat bergabung serta kata sandi yang berbeda. Konsentrasi saya meningkat setelah tidur siang.

Masih banyak lagi manfaat dari tidur siang sebetulnya, tetapi memang kita—apalagi sebagai ibu yang bekerja di luar rumah seperti saya —tidak bisa mendapatkan manfaat tidur siang ini setiap hari. Namun, saya tetap bersyukur di saat kesempatan itu ada.

So, bagi kamu pun ketika kamu memiliki kesempatan tidur siang, alangkah baiknya dimanfaatkan untuk mengistirahatkan tubuh dan otak daripada menghabiskan waktu untuk scrolling down Facebook yang malah membuat mata dan pikiran semakin lelah. Tetap jaga kesehatan tubuh dan pikiran Mx.❤️